Bintang Dominasi

Rotasi Bumi belum berubah. Matahari sampai saat ini masih terbit dari timur. Sunset masih bisa dinikmati di barat. Bumi pun masih di orbit yang sama, mengorbit bintang yang sama. Para astronot dengan santai mengapung di angkasa luar sana, karena bumi masih pada tempatnya. Planet itu masih biru, tenang, indah.

Nyatanya, di bawah atmosfir, bumi tidak setenang itu. Di balik atmosfir, rotasi gila-gilaan terus terjadi. Dan ini terjadi tidak hanya dengan satu poros. Ribuan? Ratus ribuan? Jutaan? Ratus Jutaan? Miliaran?

Entahlah. Andai kita melihat lebih dekat (sekaligus lebih jauh), rotasi-rotasi yang terjadi di atas bumi ini, adalah bagian dari sebuah tata surya maya yang mengorbit sebuah mega-bintang: Continue reading

Gonggongan Semesta

benderang selayak katai putih

pancarkan cahaya dari padatnya massa

dinama sekabur si kembar Sirius

bertahta sesanding konstelasi Betelgeuse

digdaya gravitasi tanpa cela

terlahir bumikan supernova

meski tertampil sekabur nebula

dia begitu dekat kawan!

sungguh bagai Bimasakti dan Andromeda

tak kan kau temui sekalipun kau ubah dirimu jadi cahaya

tetap di orbitmu..!

sekalipun matahari menua raksasa merah

katai putih memadat semesta

tetaskan lubang hitam ciutkan alam raya….

KAU TAKKAN HIDUP SELAMA ITU..!!!