Mud

Sometimes, in order to get rid of dirt you have to get into the dirt itself

Picture: Men disposing thick mud off a pond in front of a Mushalla, so that the pond can be used for fish breeding.

Tebal

“Gagah sekali kau di sana kawan!”

Saman mengangkat pandangannya dari buku yang tengah ia baca.

“Hah, Imas. Kau baru tahu?” Saman tergelak ketika mengenali si pemilik suara yang tanpa dipersilakan langsung menggeser pintu pagar dan naik ke teras tempat Saman bersemayam.

“Sejak pulang sekolah jauh, makin intelek saja kau ini.” Imas tersenyum.

Pujian intelek dibalas gaya intelek. Tanpa kendali tangannya yang mengusung Continue reading

Wajah Perfilman Indonesia di Mata Anak SD?

Menyaksikan anak-anak asik menonton film drama percintaan malam ini, mengingatkan saya pada kejadian tiga tahun yang lalu. Saat itu televisi di rumah sedang menyiarkan sinetron dengan genre sama. Adik saya yang besar (perempuan — 15 tahun) sedang asik-asiknya menyimak jalannya sinetron tersebut, si adik besar sepertinya telah merampungkan pe-er nya sehingga bisa santai menikmati acara kesukaannya tanpa khawatir dihadiahi omelan oleh ayah dan ibu, dan ibu seperti biasa melonjorkan kakinya yang lelah sambil menikmati channel apapun yang disetel si adik besar, sementara saya makan malam sambil sesekali ngobrol dengan ayah yang saat itu menjelaskan pe-er matematika adik saya yang bungsu (perempuan — 7 tahun).
Beberapa saat kemudian si bungsu melirik ke televisi… Saya tidak tahu adegan apa yang dilihatnya saat itu — saya membelakangi tv — tiba-tiba dengan suara yang loud and clear, si bungsu nyeletuk, ”Bu, pilem-pilem urang indonesia baa kok pacar-pacaran se isinyo? Kalo ndak pacar-pacar, cinta-cinta, atau urang manikah, tu manganduang?”
Terjemahan ke EYD: ”Bu, mengapa film-film orang Indonesia isinya cuma pacar-pacaran? Kalo ga pacar-pacaran, ya cinta-cintaan, atau orang nikah, lalu hamil??” — mudah-mudahan terjemahannya sesuai dengan EYD..

Ayah, ibu, adik besar: Saya tidak melihat reaksi mereka seperti apa, disebabkan oleh perihnya kerongkongan saya karena tersedak karena spontan ngakak mendengar pertanyaan si bungsu tersebut — saya waktu itu makan pake sambal pedas — sehingga langsung kabur ke dapur mencari air dingin…..

Cuma terdengar komplikasi tawa dan komentar-komentar dari berbagai pihak, dan saat saya kembali ke ruang tengah, televisi sudah tidak lagi menampilkan channel yang sama..

Kairo, 25 Desember 2011